Wednesday, November 2, 2016

Info Terbaru Guru Pembelajar

Berikut ini info terbaru dari program Guru Pembelajar:

1. Bahwa untuk pelaksanaan kegiatan Guru Pembelajar tahun 2016 telah terjadi pemangkasan jumlah peserta, merujuk pada arahan Menkeu Sri Mulyani bahwa negara sedang dalam keadaan "sakit" (minim anggaran).

2. Oleh karena itu, tidak semua Guru Pembelajar dapat mengikuti kegiatan GP tahun ini baik model tatap muka, daring maupun kombinasi. Silakan Bapak Ibu login ke akun GPO masing-masing, apabila disana ada undangan untuk mengikuti diklat berarti Bapak Ibu terdaftar sebagai peserta gp 2016 atau bisa menghubungi Dinas Pendidikan masing-masing.

3. Yang harus dilakukan setelah Bapak Ibu terdaftar adalah klik "terima undangan" kemudian "cetak undangan"

4. Yang akan dipelajari pada GP 2016 baik model tatap muka, daring maupun kombinasi adalah 2 modul (KK) sekalipun nilai Bapak Ibu yang merah lebih dari 2.

5. Bapak Ibu yang sudah terdaftar/diundang untuk mengikuti GP 2016, tetapi tidak masuk ke sistem dalam arti tidak mau mengikuti kegiatan dengan alasan apapun, konseskuensinya akan diwajibkan mengikuti pelatihan sejenis dengan biaya mandiri.

6. Bahwa UKG 2016 merupakan Tes Akhir dari kegiatan GP. Jadi peserta UKG 2016 adalah Bapak Ibu yang mengikuti GP 2016 baik model tatap muka, daring maupun kombinasi.

7. Yang diujikan dalam UKG adalah modul yang dipelajari dalam GP. Jadi hanya 2 modul setiap modul 30 soal.

8. Guru yang sudah selesai mengikuti GP dan dinyatakan lulus akan mendapat sertifikat.

9. GP yang tahun ini tidak diundang akan mengikuti kegiatan GP dan UKG tahun depan.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Guru Pembelajar

Apa itu guru pembelajar? Guru Pembelajar merupakan salah satu program gagasan mantan Menteri Pendidikan kita Bapak Anies Baswedan,beliau mengharapkan bahwa guru sebagai ujung tombak pencetak generasi penerus bangsa juga harus memiliki kompetensi yang memadai. Program ini dikembangkan pasca UKG 2015. Tujuannya agar kompetensi yang dimiliki guru dapat meningkat melalui proses belajar yang dilakukan baik secara online maupun tatap muka langsung.

Berdasarkan hasil UKG 2015 masih banyak guru di Indonesia yang belum memenuhi kriteria ketuntasan yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar 55 poin. Pelaksanaan program Guru Pembelajar pada tahun 2016 ini digadang-gadang mampu meningkatkan kompetensi guru dengan kriteria ketuntasan sebesar 65 poin, artinya naik 10 poin dari tahun sebelumnya.

Program Guru Pembelajar menggunakan 3 model yaitu:
1. Model tatap muka langsung
2. Model Full daring (online)
3. Model Kombinasi dari dan tatap muka